Blog

Tips Mendidik Anak yang Ketahuan Melihat Konten Dewasa

Salam Ibu Mayke, saya barubaru ini syok, Bu. Anak saya (8) ketahuan melihat gambar porno di smartphone milik ayahnya. Waktu itu ayahnya sedang tidur siang. Sementara, komputer di rumah sejak dulu sudah kami protect.

Saya heran, dari mana dia bisa tahu caranya mengutak-utik hingga gambar tersebut bisa muncul? Terus terang, reaksi saya waktu itu kaget dan marah-marah. Bu, saya khawatir anak saya malah ketagihan atau ingin tahu terus. Apakah saya perlu membawanya ke psikolog. Saya mohon sarannya. Terima kasih. Eva Permatasari – Batam

Para ayah atau ibu, jangan sekali-kali menyimpan video adegan porno di gadget (smartphone, tablet, komputer) Anda. Apabila secara tidak sengaja menonton adegan porno, celaka duabelas. Anda tidak patut memarahi anak, karena yang salah adalah orangtuanya. Begitu pula dengan majalah, DVD porno, berpikirlah sejuta kali untuk memilikinya.

Berikan Les tambahan agar lebih sibuk bermanfaat

Kalaupun perlu, simpanlah di tempat yang sangat rahasia, jangan sampai disimpan di tempat yang bisa dijangkau oleh anak. Dari kasus-kasus yang saya tangani, orangtua sering kali kecolongan, anak menonton adegan seks, membaca tulisan porno yang belum waktunya mereka ketahui, gara-gara orangtua teledor.

Adegan porno yang sudah ditonton, dibaca anak di usia terlalu dini, akan berakibat buruk terhadap sikap, perilaku, dan nilai-nilai yang mereka anut mengenai seks dan relationship. Menurut penelitian, anak-anak yang sudah terpapar seks di usia terlalu muda, akan melakukan hubungan seks di usia yang juga muda, mengalami adiksi, sering bertukar pasangan, dan melakukan hubungan seks yang tidak aman.

Adiksi dapat muncul dalam bentuk preokupasi pada hal-hal yang erat kaitannya dengan pornogra­fi , apalagi di masa sekarang mereka dengan mudah dapat mengaksesnya melalui internet. Mengapa demikian?

Karena anak-anak ini secara sosial, emosional dan intelektual belum matang untuk mengerti apa makna sesungguhnya dari hubungan seks. Saya anjurkan agar Anda berkonsultasi pada psikolog anak yang ada di kota Anda untuk diketahui seberapa jauh anak sudah terkontaminasi dan bagaimana cara mengatasinya.

Alihkan perhatian anak ke hal yang lebih positif lagi jika memang sudah terlanjut melihat konten dewasa tanpa sengaja. Misalnya berikan dia les tambahan pelajaran seperti bahasa asing agar pikirannya dapat teralih ke hal yang lebih berguna. Lembaga les pelatihan bahasa asing online terbaik bisa jadi pertimbangan karena bisa dilakukan di rumah. Selain orangtua bisa mengawasi anak secara langsung, hal ini sangat bermanfaat bagi pengetahuan bahasanya.