Blog

Tips memilih oli yang tepat untuk motor honda

Untuk mendapatkan kinerja mesin yang optimal, penting untuk memilih pelumas mesin atau oli yang berkualitas dan sesuai dengan karakter mesin.

Salah satu komponen yang terpenting dari kinerja sebuah mesin adalah minyak pelumas atau oli. Minyak pelumas berfungsi mengurangi terjadinya gesekan-gesekan antarkomponen yang dapat mengakibatkan kerusakan pada mesin. Selain itu, komponen cair tersebut juga memiliki fungsi untuk memaksimalkan kinerja kendaraan.

Banyak sekali oli yang beredar di pasaran, mulai dari buatan dalam negeri hingga luar negeri, dan setiap oli yang anda gunakan berdasarkan kebutuhan serta kondisi mesin serta pemakaian. Namun, yang jadi masalah bagaimana jika seandainya oli yang kita gunakan justru tidak sesuai dengan harapan.

 

Rekomendasi tempat : kredit motor honda

 

Misalnya, ketika kita berharap membeli oli yang bagus supaya performa mesin kendaraan maksimal dan awet, namun ternyata tidak demikian. Jika begitu, jangan salahkan dulu merek oli tersebut. Karena bisa saja hal tersebut timbul karena dua faktor. Pertama, oli yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan, atau yang kedua oli yang kita gunakan adalah oli oplosan/palsu.

 

Untuk mencegah salah pilih, berikut tips memilih oli berdasarkan keasliannya:
Lihat tutup botol oli, pastikan tutupnya tersegel rapi dan tidak rusak.
Perhatikan juga kemasannya, mulai dari stiker, logo, dan serial number. Oli yang asli biasanya memiliki kemasan bagus dan disertai stiker hologram pada bagian tertentu.
Lihat pada kemasan bagian bawah, biasanya oli yang asli tidak terdapat bekas suntikan. (Sama seperti membedakan kemasan air mineral)

Perhatikan warna serta kekentalannya. Warna oli asli biasanya berwarna agak bening dan tidak keruh.
Pastikan kembali untuk mengetahui aroma/bau oli, karena oli asli biasanya memiliki bau yang khas. Sedangkan, jika aroma tersebut seperti bekas pembakaran, bisa dipastikan oli tersebut adalah oli oplosan/palsu.

Dari segi harga biasanya oli palsu jauh lebih murah. Hal tersebut harus diwaspadai, biasanya beda jarak harga oli oplosan/palsu sekitar Rp 2.000 – Rp 10.000.
Jika ingin lebih pasti dengan kualitas oli tersbut, belilah oli di distributor resmi merek oli unggulan.