Blog

Penyakit Umum Menyerang Burung Mahal Peliharaan Dan Cara Penanganannya

Penyakit Umum Menyerang Burung Mahal Peliharaan Dan Cara Penanganannya – Saat ini banyak dijumpai terutama pada daerah pedesaan dimana tiba – tiba dijumpai burung peliharaan anda di rumah terlihat lemah seperti tak bertenaga dan hanya mau nyekukruk saja di dasar sangkar alias lumpuh namun masih mau diberi makan dan minum.

Jangan dibiatkan burung kesayangan anda mengalami kondisi buruk seperti tersebut di atas, untuk warga awam biasanya diberi obat antibiotik meskipun belum total dapat membantu burung anda kembali sehat dan ceria, burung terlihat lumpuh pada awalnya bukan disebabkan karena terserang mikroba sehingga mereka tidak begitu membutuhkan antibiotik untuk penyembuhan. Umumnya disebabkan karena burung kekurangan asupan zat mineral, khususnya kalsium.

Jika burung mengalami kekurangan salah satu zat mineral dalam asupan makanannya sehari – hari maka akan membuat burung terlihat lemah dimana seperti diketahui bahwa asupan mineral yang cukup akan banyak membantu menjaga sistem pencernaan dan metabolisme burung tetap sehat juga didukung oleh pemberian vitamin dan makanan lain yang terolah dengan baik.

Ketika burung sudah terkena lumpuh, burung dalam kondisi buruk seperti ini harus tetap memperoleh asupan makanan yang bergizi.

Tetapi selama system pencernaan belum bisa berfungsi normal, maka akan kesulitan bagi mereka untuk mendapatkan energi mencukupi agar bisa bertahan hidup meskipun dikurung di dalam sangkar.

Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah mengatasi anemia pada burung. Berikan vitamin B12 atau vitamin B complex dan multivitamin lainnya dengan kandungan vitamin B 12 lebih besar.

Jika kondisi burung peliharaan anda semakin lemah maka kondisi anemia pada burung anda akan semakin kuat menyerang, burung menjadi sangat lemah dan tak bertenaga.

Jika burung peliharaan anda adalah termasuk pemakan serangga dan terlihat masih mau makan, maka berikan kroto dengan ditaburi multivitamin, misalnya BirdVit. Multivitamin yang dilarutkan dengan air bersih diharapkan mau diminum oleh burung yang sakit namun penyembuhan dengan cara ini jarang berhasil.

Bagi anda orang awam dalam hal pemeliharaan burung mahal, ada beberapa hal yang patut diberikan perhatian lebih seperti bagaimana cara memegang tubuh burung dalam kondisi drop, karena umumnya burung yang sedang sakit jika dipegang akan seperti tersentak karena mereka sudah tidak memiliki labirin dan pada kondisi paling buruk akan menyebabkan kematian.

Menurut pakar burung. Drh. Jatrimiko dari Jogja menjelaskan bahwa perlu memperhatikan cara memberikan asupan pakan burung yang bagus, usahakan menggunakan injeksi yang memiliki ujung bisa diganti dengan selang kecil, lalu tetes – teteskan makanan atau minuman ke dalam paruh burung yang sakit dengan harapan ada sebagian yang masuk ke mulut burung dan terminum. Ini adalah cara terbaik yang selalu disarankan oleh dokter hewan.

Burung dalam kondisi sakit jika tertekan dibagian dada maka akan menyebabkan burung tersedak dan bisa mati mendadak di tangan anda, maka dari itu perhatikan cara memberikan pakan yang bagus seperti dianjurkan oleh Jatrimiko di atas.

Burung Terkena Snot

Gejala dan tanda – tanda burung peliharaan anda terkena snot adalah sebagai berikut :

  • Mata berair dan seperti terlihat menangis.
  • Burung peliharaan anda suka menggosok – gosokkan matanya ke tangkringan.
  • Terlihat mata burung mulai membengkak di area kelopak mata bagian luar.
  • Kotoran / feses berwarna kurang normal, putih encer dan berbau tak sedap.
  • Nafsu makan burung menjadi turun drastis. Burung peliharaan anda terlihat kurus, mengantuk dan lemah.

Jika anda biarkan begitu saja burung peliharaan yang terserang snot maka dalam dua minggu saja burung – burung yang sakit tersebut akan mati.

Penyebab

Kandang kurang dijaga kebersihannya, kurang mendapatkan sirkulasi udara yang segar dan sehat, serta penggunaan obat antibiotik yang tidak tepat.

Solusi yang perlu untuk anda perhatikan adalah sebagai berikut :

Bersihkanlah kandang hewan burung peliharaan anda secara rutin atau berkala, semprot area kandang dan semua ornamen di sekitar atau di dalam kandang dengan mengaplikasikan disinfektan seperti FreshAves. Selanjutnya perkuat daya tahan tubuh burung / imun dengan cara memberikan multivitamin dan mineral yang bermutu seperti dari produk BirdVit. Sedangkan untuk burung yang sakit, segera beri obat StopSnot.

Perhatikan penggunaan StopSnot haruslah dilakukan sesuai dengan petunjuk yang tertera pada brosur. Selama menjalani terapi pengobatan, burung yang sakit ditempatkan di dalam sangkar yang diberi lampu sebagai penghangat. Juga, dalam sehari sekali perlu memperhatikan kondisi tubuh burung pada bagian – bagian tertentu yang bengkak diusap – usap dengan lembut dengan memakai kain bersih bertekstur lembut dibasahi dengan air hangat.