Blog

Kepentingan Air Bagi Kebutuhan Manusia

Kepentingan Air Bagi Kebutuhan Manusia

Air adalah zat penting yang sangat kita butuhkan, dimanapun dan kapanpun. Kita masih bisa bertahan selama berhari-hari atau bahkan berbulan-bulan dengan pasokan makanan sangat minimal. Tapi, tanpa pasokan air sama sekali, berharap kita bisa bertahan lebih lama.

senapananginpedia.com

Meskipun Planet bumi yang kita pijaki ini adalah terdiri sebagian besar air, hanya tiga persen itu dalam bentuk air tawar sisanya adalah air garam. Penelitian dilakukan Survei Geologi AS menunjukkan bahwa lebih dari 68 persen air tawar yang disimpan di gletser dan gunung es, 30 persen disimpan di bawah tanah, dan hanya 0.3 persen disimpan dalam permukaan bumi seperti danau, sungai, dan rawa.

Air adalah kehidupan menurut Audrey Hepburn seperti yang di kutip senapananginpedia.com aktris dan aktivis dalam kemanusiaan asal Inggris. Kemudian, kondisi utama untuk koloni lain di luar Planet Bumi mungkin suatu hari kita bisa hidup di adalah, ketersediaan sumber air. Ini yang paling penting.

Sebagai sumber kehidupan, air menjadi bagian integral dari setiap aktivitas yang kita lakukan. Kegiatan pribadi, rumah tangga, dan industri selalu membutuhkan air.

Sebagai ilustrasi, hampir semua kegiatan pertanian membutuhkan air. Oleh karena itu, kelangkaan air akan menjadi pengaruh besar di sektor ini, yang pada gilirannya dapat mengancam aspek ketahanan dari pasokan makanan.

Jadi juga di sektor energi. Air dibutuhkan dalam proses produksi berbagai jenis energi, minyak dan gas untuk generasi kekuasaan. Dengan demikian, ketersediaan pasokan air yang memadai juga memastikan pasokan energi masa depan.

Meskipun air yang demikian penting untuk kelangsungan hidup umat manusia, namun tidak beberapa dari kita cenderung mengabaikan terhadap pelestarian sumber air. Tidak perlu mengambil contoh terlalu jauh. Coba lihat di sekitar kita bagaimana kita dengan mudah merusak daerah hulu, yang kebetulan adalah area pemakzulan air.

Lihat juga bagaimana kita memperlakukan dengan sungai-sungai dengan buruk di sekitar kita. Sungai seharusnya memgalirkan air bersih rapi ternyata air kotor, karena limbah atau sampah dimuat, keduanya berasal dari aktivitas rumah tangga dan industri.

Hingga akibatnya, bencana datang karena kita sendiri yang seperti mengundang dia. Kehancuran air di hulu dan aliran sungai, misalnya, membuat banjir setiap kali musim hujan tiba. Sebaliknya, ketika musim kemarau, kekeringan menjadi bencana yang harus kita rasakan.

Kekeringan dan banjir melahirkan juga bencana lain dalam bentuk munculnya sejumlah penyakit. Diare, leptospirosis, radang saluran pernapasan dan berbagai penyakit kulit adalah penyakit yang umum menyerang selama banjir. Ketika kekeringan melanda, sejumlah penyakit juga rentan menyerang.