Blog

Cara Membuat Rendang Daging Sapi

Pada artikel kali ini, saya akan membahas cara membuat rendang daging sapi. Ternyata caranya sangatlah mudah dan tentunya dapat kamu lakukan sendiri dirumah. Simak artikel dibawah ini untuk informasi lebih jelasnya!

Manfaat Rendang

1. Kaya akan vitamin dan mineral

Menikmati rendang dapat membantu Anda menyimpan vitamin dan mineral. Yaitu kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1 dan zat besi. Berguna untuk mengoptimalkan fungsi tubuh kita.

2. Kaya akan protein

Rendang terbuat dari daging sapi sebagai bahan bakunya. Tentu saja, itu adalah sumber protein hewani yang rendah lemak. Protein juga sangat penting untuk pertumbuhan dan regenerasi sel-sel tubuh yang rusak.

3. Herbal dapat menangkal penyakit

Paprika yang digunakan dalam pembuatan rendang dan capsaicin mampu mengusir bakteri, bersifat karsinogenik dan analgesik.

Selain itu, daun jeruk nipis, serai, merica, kunyit dan bumbu lainnya juga bermanfaat sebagai antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.

Bahan-bahan

  • 1 kg daging sapi
  • 3 butir kelapa, diambil santan kental dan santan encernya
  • 4 lembar daun jeruk
  • 3 batang serai, memarkan
  • 4 butir asam kandis
  • 100 ml minyak goreng
  • 5 gram garam
  • 60 gram bawang merah
  • 50 gram bawangputih
  • 250 gram cabai merah besar
  • 100 gram lengkuas
  • 50 gram kemiri
  • 2 gram cengkeh

Alat Yang Digunakan

  • Pisau untuk memotong daging,
  • Talenen sebagai alas untuk memotong daging,
  • Parutan untuk mengolah kelapa,
  • Ulekan/blender untuk menghaluskan bumbu,
  • Kompor untuk memasak,
  • Penggorengan sebagai wadah untuk memasak,
  • Gelas ukur, digunakan untuk mengukur volume santan.

Langkah-langkah

  1.  Haluskan semua bahan Bumbu dengan diulek atau diblender.
  2. Tumis bumbu dengan sedikit minyak goreng hingga wangi.
  3.  Masukkan batang serai, daun jeruk, asam kandis dan garam, aduk rata.
  4.  Tuangkan santan dan dididihkan, masukkan daging.
  5.  Masak dengan  kompor api kecil selama beberapa jam hingga daging empuk dan bumbu kecoklatan sesuai selera.

Rumitnya Proses Memasak Rendang

Perlu Anda ketahui, proses memasak rendang setidaknya memakan waktu 6 hingga 7 jam dengan suhu sekitar 80-95 derajat celsius. Memang rumit jika diperhatikan.

Sebab, untuk menjadi sebuah rendang, daging yang dimasak harus melalui tahapan menjadi 3 jenis makanan, yakni gulai, kalio, baru kemudian menjadi rendang.

Setelah bahan baku utama rendang yaitu daging, santan, dan bumbu dimasak, beberapa saat kemudian biasanya saus atau kuahnya akan berwarna kekuningan dan masih bersifat cair. Pada tahap ini, masakan tersebut disebut dengan gulai.

Ketika sausnya semakin pekat dan berwarna kecokelatan, masakan boleh disebut dengan kalio. Terakhir, ketika sausnya mengering, pekat, dan berwarna cokelat tua kehitaman, daging yang Anda masak baru bisa disebut dengan rendang. Tidak heran, ya, kalau proses memasaknya memakan waktu sampai dengan 7 jam.

Kandungan Gizi di Dalam Rendang

Pengolahan rendang tidak dapat dimungkiri akan memengaruhi kandungan nutrisinya, baik secara positif maupun negatif. Positifnya, pengolahan yang demikian kompleks akan mempermudah usus dalam mencerna daging, karena tekstur daging menjadi lebih empuk.

Selain itu, jenis protein daging rendang paling mudah dicerna dibandingkan dengan daging mentah dan daging kalio. Sehingga, ketika melalui usus, asam amino dari daging rendang akan paling banyak diserap dan masuk ke dalam tubuh.

Namun, rendang yang pada dasarnya mengandung lemak dan protein yang tinggi akan mengalami perubahan kadar nutrisi saat dimasak.

Karena dimasak paling lama dibanding dengan gulai dan kalio, kadar asam amino esensial di dalam rendang cenderung paling sedikit. Sebaliknya, kandungan persentase lemaknya menjadi paling tinggi.

Hal ini terjadi karena daging yang melewati proses pemanasan dalam jangka waktu lama akan menimbulkan reaksi antara asam amino (dari protein) dengan gula atau asam amino dengan produk oksidasi lemak yang. Kondisi ini disebut dengan reaksi Maillard.

Reaksi Maillard akan mengubah kualitas makanan, baik dari aroma, rasa, warna, tekstur, dan komponen zat gizinya. Dalam proses pembuatan rendang, asam amino esensial seperti lisin dan leusin pada daging pun menjadi rusak.

Asam amino esensial sendiri merupakan asam amino yang pemenuhan kebutuhannya harus didapatkan dari makanan yang dikonsumsi setiap hari, sebab tidak dapat dihasilkan oleh tubuh.

Makna Budaya Rendang

Rendang mempunyai posisi terhormat dalam budaya masyarakat Minangkabau. Rendang mempunyai filosofi tersendiri bagi masyarakat Minang Sumatra Barat, yaitu musyawarah dan mufakat, yang berangkat dari empat bahan pokok.

Yang melambangkan keutuhan masyarakat Minang. Secara simbolik, daging sapi melambangkan pemimpin suku adat, kelapa melambangkan kaum Intelektual, cabai melambangkan “alim ilama” yang tegas untuk mengajarkan syariat agama, dan bumbu melambangkan keseluruhan masyarakat Minangkabau.

Dalam tradisi Minangkabau, rendang merupakan hidangan yang wajib disajikan dalam setiap perayaan adat, seperti berbagai upacara adat Minangkabau, kenduri atau menyambut tamu kehormatan.

Sekian artikel cara membuat rendang daging sapi, semoga bermanfaat bagi kita semua dan selamat mencobannya!