Blog

10 Cara Mudah Menjadi Mama Cinta Bumi

1 . Periksa label peralatan listrik. Beberapa negara memiliki program Energy Star, yakni pencantuman label hemat energi pada produk-produk elektronik yang konsumsi energinya lebih hemat. Di Amerika, setiap rumah tangga yang menggunakan peralatan listrik berlabel ini akan diberi kemudahan untuk mengajukan kredit. Asyik, kan?

2 . Ganti lampu di rumah. Pastikan lampu di rumah adalah lampu hemat energi, seperti LED (Light Emiting Diode). Lampu ini jauh lebih hemat listrik dengan usia hidupnya yang sangat panjang. Lampu LED akan mengonversi sebagian besar energi yang digunakan menjadi cahaya, bukan panas. Ketahanannya bisa sampai 10 kali lebih kuat dari lampu biasa dan lebih hemat energi sampai 75%.

3 . Gunakan eco bottle yang dapat diisi ulang Kala beperguan, bekali anak-anak dengan eco bottle (botol minum yang bisa diisi ulang). Membeli minuman kemasan berarti menambah jumlah sampah plastik sekaligus menghamburkan uang.

4 . Buat sendiri produk pembersih. Produk pembersih lantai sering mengandung bahan kimia yang tidak ramah lingkungan. Jadi kenapa kita tak membuatnya sendiri dari bahanbahan alami. Baking soda, cairan lemon, atau asam cuka dapat digunakan untuk membersihkan lantai. Daya kerjanya tak kalah dengan pembersih keluaran pabrik. Sila buktikan!

Tips Mudah Menjadi Mama Cinta Bumi

5 . Perbaiki keran bocor. Setiap orang diperkirakan menggunakan air sekitar 30 liter per hari. Beberapa tahun mendatang, diperkirakan air akan menjadi komoditas yang langka di seluruh dunia. Cobalah berhemat air, salah satunya dengan rajin memeriksa, apakah ada keran yang bocor di rumah. Dengan memperbaikinya, kita dapat menghemat ribuan liter air per tahun sekaligus menghemat uang tentunya.

6 . Terapkan prinsip mendaur ulang. Pastikan untuk memiliki tempat sampah daur ulang di rumah. Sumbangkan sampah-sampah tersebut pada komunitas daur ulang yang dapat menguban sampah menjadi barang seni atau barang rumah tangga yang berguna. Oh ya, jangan lupa, ketika berbelanja, bawalah tas belanja dari rumah sehingga kita bisa mengurangi tumpukan sampah plastik.

7 . Bayar tagihan secara online. Mama dapat meminta bank, perusahaan kartu kredit, perusahaan listrik, kantor telepon untuk mengirimkan tagihan dalam bentuk e-mail, lalu bayarlah tagihan tersebut secara online sehingga dapat menghindari penggunaan kertas.

8 . Reuse kertas. Gunakan kertas sehemat mungkin. Selalu manfaatkan kembali kertas yang salah satu sisinya masih kosong, bisa untuk latihan anak menggambar atau menulis. Bila memang sudah terpakai kedua sisinya, gunakan kertas untuk prakarya atau belajar origami. Di kantor, alih-alih menggunakan kertas memo (memo pad), gunakan papan whiteboad/black board untuk menulis pesan-pesan.

9 . Melongok toko barang bekas. Jangan mengecilkan kehadiran toko barang bekas karena kita bisa membeli peralatan dapur, sepatu, baju, buku, dan lainnya, dalam kondisi layak pakai.

10 . Mendaur ulang piranti elektronik. Hampir semua alat elektronik mengandung unsur logam berat dan bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan. Bila piranti elektronik di rumah sudah out of date jual melalui situs jual beli barang bekas. Bila memang sudah rusak, kunjungi komunitas atau LSM khusus pendaur ulang barang elektronik.

Memberikan pengetahuan kepada anak mengenai pentingnya menjaga alam merupakan hal yang harus ditanmakan sejak dini. Agar anak dewasa nanti tetap menjaga alam. Simak informasi lebih lanjut di situs parenting dan pendidikan untuk anak agar mendapatkan wawasan yang lebih banyak.